Aspek Pemasaran
Kegiatan pemasaran SBU Indo Flowers, mulai dari kegiatan visit, online marketing dan pameran/expo.

Visit merupakan salah satu kegiatan pemasaran dengan melakukan penjajakan terhadap pasar/konsumen yang dituju. Tahapan dealing dengan potensial customer mulai dari proses pendataan informasi calon customer potensial, melakukan penjajakan secara langsung ataupun tidak langsung (by phone), customer yang berminat dikirimkan surat penawaran/ catalogue dan tahap terakhir deal kesepakatan antara dua pihak. Visit biasa dilakukan untuk menjaring calon konsumen rental tanaman/minigarden.

Visit dilakukan dikategori pasar/konsumen hotel, bank, rumah sakit dan mall. Adapun konsumen yang telah menjadi pelanggan tetap kami di tahun 2015 ini adalah Hotel Salak, Bank BTN Syariah, Bank BTPN, Botani Square dan The Coffee Bean and Tea Leaf. Konsumen rental tanaman yang berasal dari internal IPB, mulai dari Faperta, CDA dan WR IV, korporat BLST, Serambi Botani, IPB Convention Hotel, IPB International Convention Center.

Tahap penjajakan produk rental tanaman/minigarden terus dilakukan terutama kepada calon konsumen potensial yang berada di daerah Bogor dan sekitarnya, seperti Rukun Senior Living, Fave Hotel, Amarosa Hotel, Pajajaran Hotel, Pangarango Hotel, Sofyan Hotel, Bank Mega, Bank BCA, Bank Bukopin, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat, Bank Mandiri Syariah dan Bank OCBC NISP, Amarosa Hotel, Pajajaran Hotel, Sofyan Hotel dan Bank Mega.

Kegiatan pemasaran lainnya adalah online marketing. Beberapa produk SBU Indo Flowers yang sudah go online di tahun 2015 adalah pupuk cair organik dan kit berkebun praktis (easy grow). Tools marketing online yang sudah dibuat, mulai dari website, fanpage facebook, email blast dan Instagram yang mulai berjalan secara efektif sejak bulan September 2014. Adapun tool marketing yang paling efektif, dilihat dari respon pasar adalah fanpage facebook. Kedepannya dalam upaya meningkatkan pemasaran produk secara online, SBU Indoflower juga akan fokus pada pengembangan toko online di beberapa market place, seperti Tokobagus.com, Bukalapak.com dan OLX.com.

Pemasaran produk SBU Indo Flowers melalui expo atau pameran menjadi salah satu alternatif aktivitas pemasaran yang efektif, terutama dalam upaya SBU Indo Flowers menciptakan image positive brand Indo Flowers di mata masyarakat secara langsung. pemasaran yang dilakukan melalui expo dan pameran pada tahun 2015 adalah expo Festival Bunga dan Buah Nusantara dan Wedding Expo. Kedepannya ditargetkan SBU Indo Flowers dapat lebih banyak terlibat di acara expo dan pameran, baik di tingkat lokal daerah maupun nasional.

Produksi
Lokasi kegiatan produksi dilakukan di nursery SBU Indo Flowers. Fungsi utama nursery yang hingga saat ini untuk pemulihan pada tanaman rental, perbanyakan tanaman dan repoting. Kegiatan produksi pada tahun 2015 belum mencapai tahap untuk menghasilkan pendapatan secara signifikan, Sehingga sebagian produk yang dibutuhkan masih disuplai oleh beberapa supplier mitra Indo Flowers.

Supplier yang aktif terlibat dalam penyediaan bahan gallery adalah Urfarm, Indo Art Stone, MJ Flora, Ganies Florist, Indah Florist, Buyaryono Nursery, Boneka Horta dan Potty, Eni Ceramic dan Nina Cactus. Urfarm menyuplai kebutuhan kit perkebun praktis (Easy Grow), MJ Flora menyuplai tanaman hias outdoor dan media tanam, Indo Art Stone menyuplai pot, air mancur (pancuran) dan batu hias, Ganies Florist menyuplai display wedding decoration, pot serta aksesories tanaman lainnya. Hibiscus Garden disuplai oleh Indah Florist, Buyaryono Nursery dan MJ Flora untuk tanaman indoor dan outdoor. Produk galeri berupa boneka horta dan potty disuplai langsung oleh boneka horta dan potty serta Eni Ceramic yang menyuplai pot ukuran besar.

Teknologi
Penerapan teknologi produksi SBU Indo Flower Nursery dilakukan pada produksi tanaman hias indoor dengan cara vegetatif, mulai dari pemilihan tanaman induk, pemilihan potongan pucuk sebagai bahan benih, penanaman stek pucuk pada media artifisial, pemanenan benih dan sortasi benih sesuai grade. Pada proses produksi tanaman outdoor dilakukan melalui cara generatif dengan pengumpulan benih dari tanaman induk, penyemaian benih, pemanenan benih yang sudah tumbuh dan sortasi benih sesuai grade.

Penelitian dan Pengembangan
Pengembangan produk yang dilakukan SBU Indo Flowers pada produk galeri dengan menghasilkan diversifikasi model pada dishplant, hanging plants, souvenir dan produk saprotan.

Manajemen, Organisasi, dan Sistem
SBU yang bergerak dalam jasa penyewaan dan penjualan retail produk tanaman hias. Pada tahun 2008 SBU ini adalah salah satu satuan usaha akademik (SUA) di bawah Departemen Agronomi dan Hortikultura yang kemudian diakuisisi pada Oktober 2013.

Manajemen unit usaha terdiri atas General Manager Bussiness Development, Indo Flowers Manager, Administration and finance staff dan Gardener. Selain itu SBU Indo Flowers juga memiliki staf ahli yang akan memberikan arahan terkait produk yang dihasilkan. SBU Indo Flowers terbagi atas tiga divisi yaitu divisi Gallery (Retail), Production and Maintenance dan Training.

SBU Indo Flowers Nursery
Tagged on: