BLST saat ini telah memiliki anak perusahaan baru yang bernama PT Botani Seed Indonesia yang memiliki konsentrasi pada perbenihan tanaman pangan dan tanaman hortikultura yang dihasilkan oleh perguruan tinggi di Indonesia.

PT Botani Seed Indonesia dirintis dari bulan Januari tahun 2014 dengan nama awal SBU Botani Seed. Benih yang pertama kali di jual adalah benih Pepaya Calina IPB 9 yang dihasilkan oleh Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB. Setelah diterima pasar dengan slogan ‘Benih Bermutu, Petani Maju’ Botani Seed terus menambah produk berupa benih tomat, benih cabai, benih cabai hias, benih bayam, benih buncis, dan benih papaya calina. Barulah pada tahun 2015 akhir, Botani Seed melakukan produksi benih pangan berupa benih padi dan benih kedelai hitam mallika. Pada rapat rencana kerja dan anggaran tahun 2016, di putuskan bahwa botani seed akan menjadi anak perusahaan baru PT BLST dan menjual 5 (lima) produk benih berupa benih papaya, benih cabai, benih tomat, benih padi, dan benih kedelai hitam.

seedSBU Botani Seed pada tahun 2015 aktif berpartisipasi di expo/pameran yang diselenggarakan oleh Festival Buah dan Bunga Nusantara, Direktorat Riset dan Inovasi IPB dan Expo Ristech, Expo International PSSP, Expo Hortikultura Nasional. Kegiatan visit dilakukan pada outlet sekitar Bogor yaitu Sarana Tani, Diana Pon, Darmaga Tani dan Hotel IPB.

Penjualan tertinggi berdasarkan jangkauan daerah yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Produk yang terjual ~90% dari benih pepaya dan benih cabai hias ~2%, dan benih cabai 4 %, benih bayam 2 % dan benih buncis 2 %.

Produksi
SBU Botani Seed hingga saat ini berkerja sama dengan mitra di sekitar Bogor, Sukabumi, dan Indramayu serta bekerjasama dengan Balai Penelitian Sayuran (BALITSA) dan Departemen Agronomi dan Hortikultura (AGH). Produksi Pepaya dikerjasamakan dengan Mitra Petani dengan daerah lokasi mitra yaitu Katulampa, Kandang Roda, Gunung Leutik, Ranca Bungur dan Cihudeung Udik kemudian pengembangan mitra petani baru di Indramayu untuk memproduksi benih kedelai hitam Varietas Mallika bekerjasama dengan PT Unilever. Lot pepaya yang berproduksi stabil sampai ~200 kg/bulan di daerah Kandang Roda dan Cihudeung Udik. Benih Bayam giti Merah, benih Buncis Tegak Balitsa, benih Cabai Keriting kencana dikerjasamakan dengan BALITSA. Benih Cabai Hias Ungara, benih Tomat Tora IPB, Benih Cabai Besar Anies, Cabai SSP, dikerjasamakan dengan Agronomi dan Hortikultura (AGH).

Teknologi
Pepaya : Prosessing benih dimulai pada tahap pembelahan dengan memilih biji yang bagus dan dibersihkan dengan sekam hingga bersih dari lendir. Tahapan selanjutnya dicuci dengan air mineral dan dijemur selama 5 jam. Benih yang sudah dijemur kemudian didiamkan dalam plastik yang berfungsi mengontrol kadar air kemudian disortir benih yang seragam dan terakhir pengemasan.

Cabai Hias : Prosessing dimulai dari pengambilan benih dari pohon tanaman.dipisahkan antara biji dengan buahnya. Kemudian dibersihkan dengan air antara benih yang memiliki kemurnian yang sama. Setelah benih seragam, benih dilakukan proses penjemuran selama 5-7 jam. Setelah benih kering dilakukan proses sortasi untuk mencari benih yang seragam. Setelah benih seragam, benih dimasukkan kedalam kemasan yang telah disiapkan.

Penelitian dan Pengembangan
Benih yang dihasilkan dari Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB, Mitra Tani dan BALITSA kemudian dilakukan quality control secara internal dan exsternal. Secara eksternal dilakukan setiap 4 bulan sekali bekerjasama dengan Departemen Agronomi dan Hortikultura dan Pusat Kajian Hortikultura Tropika. Secara Internal, pengujian dilakukan secara berkala, setiap benih dihasilkan yaitu 1 bulan sekali.

Manajemen, Organisasi, dan Sistem
SBU ini adalah unit usaha yang memproduksi benih hortikultura dan pangan hasil inovasi perguruan tinggi. Visi SBU Botani Seed adalah Menjadi perusahaan benih hasil inovasi perguruan tinggi terbaik tingkat Asia Tenggara. Awal perintisan unit usaha ini pada tahun 2013 dengan arahan untuk mengembangkan bibit buah dan bunga nusantara pasca kegiatan Festival Bunga dan Buah Nusantara. Aktivitas unit usaha berawal pada bulan Januari 2014 dengan penanaman bibit pepaya bekerjasana dengan Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB dan Pusat kajian Hortikultura Tropika LPPM-IPB. Hingga akhir tahun 2015, SBU ini aktif memproduksi secara mandiri untuk benih pepaya calina dengan bekerjasama dengan mitra yang tersebar di Bogor dan Sukabumi, benih Cabai Hias dan Cabai dengan Departemen Agronomi dan Hortikultura. kemudian pada bulan Desember 2015, Botani Seed menjalin kerjasama denga PT Unilever untuk menanam kedelai hitam Var. Mallika yang dihasilkan oleh UGM dalam bentuk benih pokok dan benih sebar.

Manajemen unit usaha terdiri dari manager, divisi produksi dan divisi marketing. Divisi produksi mencakup kegiatan di lapangan yaitu quality control, berhubungan dengan mitra dan penanganan pasca panen, serta pengawalan terhadap petani mitra. Selain aktifitas di lapang, kegiatan divisi produksi di workshop meliputi kegiatan penanaman benih hingga pengemasan. Divisi marketing mencakup kegiatan penjualan benih melalui berbagai media dan saluran-saluran distribusi.

Adapun beberapa kegiatan yang dilakukan di tahun 2016, yaitu :

Pada bulan Februari tahun 2016 PT Botani Seed Indonesia secara resmi didirikan. Metode bisnis yang dilakukan adalah melakukan produksi kerjasama dengan mitra petani dan pemulia perguruan tinggi di Indonesia serta inovator pada bidang pertanian milik Institut Pertanian Bogor dan pemasaran kepada petani dan perusahaan yang membutuhkan sumber benih inovasi dari perguruan tinggi. Jaringan pasar PT Botani Seed Indonesia yang telah dibangun sejak awal dirintisnya, mencakup seluruh provinsi di Indonesia dengan sentra penjualan berada pada provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Lampung. Perusahaan yang menjadi mitra PT Botani Seed Indonesia adalah PT Unilever Indonesia, Tbk dan PT Hashoda Bumi Nusantara. Pusat penelitian mitra PT Botani Seed Indonesia adalah Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) IPB. Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian menjadi mitra Utama dari PT Botani Seed Indonesia. Inovator yang menjadi mitra PT Botani Seed Indonesia adalah Prof. Munif Ghulamahdi (penemu budidaya jenuh air kedelai), Dr. Sugiyanta (penemu budidaya IPB Prima), Dr. Hajrial Aswadinoor (penemu benih padi IPB 3S), Prof. Syukur (penemu benih cabai dan benih tomat).

Bulan Maret tahun 2016 tercatat Kinerja PT Botani Seed Indonesia adalah :

  1. Melakukan panen kedelai hitam mallika di Indramayu seluas 15 hektar dengan produksi total kurang lebih sebesar 18 ton sebagai sumber benih yang di serap oleh PT Unilever Indonesia, Tbk.
  2. Melakukan negosiasi penanaman benih kedelai hitam dengan teknologi budidaya jenuh air (BJA) di provinsi Jambi seluas 50 hektar dengan inovator Prof. Munif Ghulamahdi bekerjasama dengan dinas pertanian provinsi Jambi dan kelompok tani di Jambi untuk ditampung seluruhnya oleh PT Unilever Indonesia, Tbk dan akan dilakukan penanaman pada bulan April tahun 2016.
  3. Melakukan model kerjasama pemerintahan, Perusahaan, dan petani secara profesional dan transparan berupa penanaman kedelai hitam di Kabupaten Tegal untuk produksi kecap bango PT Unilever Indonesia, Tbk seluas 8 hektar pada bulan Maret.
  4. Melakukan penanaman seluas 100 hektar di Kabupaten Indramayu dengan mitra Gapoktan untuk produksi benih kedelai hitam dan produksi kedelai hitam industri kerjasama dengan PT Unilever Indonesia, Tbk yang akan dilakukan pada bulan April 2016.
  5. Melakukan penanaman benih padi IPB 3 S di Kabupaten Karawang seluas 8.5 hektar sebagai sumber benih pokok yang akan dijual pada penangkar benih padi. Penanaman dilakukan pada awal bulan Maret tahun 2016.
  6. Melakukan penanaman produksi papaya calina seluas 1.5 hektar yang dikerjasamakan dengan mitra petani di kabupaten Bogor pada bulan Maret.
  7. Merintis kerjasama untuk pengelolaan kebun percobaan IPB di pasir sarongge untuk produksi benih tomat dan benih cabai seluas 2 hektar.